Tidak sedikit perusahaan
besar yang harus tutup karena terlambat berevolusi ke dunia yang baru.
Untungnya, entrepreneur baru
tidak perlu mengalami ketakutan yang sama sebab rata-rata bisnis baru yang
dimulai saat ini sudah pasti disertai dengan platform digital.
Berubahnya hampir semua aspek kehidupan seperti pendidikan, layanan kedokteran, hingga musik juga sudah beralih dari konvensional ke digital menjadi salah satu bukti betapa pentingnya mempelajari bidang ini.
Pengertian Bisnis Digital
Bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan alat-alat
digital atau dapat dikatakan sebagai bisnis yang telah digitalisasi. Dalam arti
yang lebih luas, bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan kecanggihan
teknologi untuk menciptakan sebuah produk maupun memasarkannya.
Biasanya penjualan produk
untuk usaha digital dilakukan secara online dengan memanfaatkan media-media
digital terutama internet. Akan tetapi sebenarnya, bisnis ini tidak terbatas
hanya menjual produk saja, tetapi juga bisa menjual jasa.
Mengapa Membawa Bisnis ke Media Digital Sangat
Penting?
Hal tersebut menjadi
tanda seberapa pentingnya membangun bisnis digital untuk segala macam produk,
termasuk produk konvensional.
Saat ini, persaingan
dalam bisnis di dunia digital juga semakin ketat. Baik bisnis baru maupun
perusahaan raksasa berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan
mereka. Bisnis-bisnis yang masih mempertahankan cara konvensional kebanyakan
tidak ada yang bisa bertahan dalam waktu 1 tahun.
Dan sebagai entrepreneur muda yang kreatif, Anda harus jeli dalam
melihat peluang ketika membuat pelayanan digital agar pelanggan lebih tertarik
dengan pelayanan digital dari brand Anda dibandingkan di perusahaan lain.
Kasus seperti di tahun
2020 juga menjadi bukti bahwa membawa bisnis ke dunia digital bukan lagi
menjadi sebuah pilihan, tetapi sebuah kewajiban.
Apa Saja Jenis-jenis Bisnis Digital?
Kebanyakan masyarakat Indonesia hanya
tahu bisnis digital sebagai bisnis yang beroperasi secara online saja. Padahal,
ada banyak cara operasi sebuah brand, website, atau bisnis dalam dunia digital.
Contoh jenis-jenis Bisnis Digital antara
lain sebagai berikut :
1.
Marketplace
Jenis pertama sekaligus yang paling banyak diketahui oleh
masyarakat awam adalah bisnis digital dalam bentuk Marketplace.
Kita semua pasti sudah pernah mendengar perusahaan-perusahaan seperti
Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli.com, dan Shopee yang sangat terkenal di
berbagai kalangan masyarakat.
Marketplace sendiri
adalah sebuah bisnis digital dimana pemilik bisnis menyediakan wadah atau media
untuk orang lain berjualan di platform tersebut. Artinya, produk yang dibuat
dalam dalam bisnis jenis ini adalah sebuah platform online agar pembeli maupun
penjual bisa belanja dengan aman dan nyaman.
Kebanyakan aplikasi marketplace punya
lebih banyak fitur dibandingkan e-commerce.
Sebab pemilik marketplace bisa
fokus mengalokasikan modal yang ia miliki untuk mengembangkan platform terbaik
tanpa harus memikirkan kualitas produk fisik.
Berbeda dengan e-commerce,
dimana modalnya harus dibagi antara pengembangan produk fisik yang utama dan
untuk mengembangkan media digital.
2.
E-Commerce
Jika bisnis model marketplace hanya
menyiapkan platform untuk
mempertemukan penjual dan pembeli, bisnis digital jenis e-commerce ini
menyediakan produk maupun sekaligus media khusus untuk menjual produk yang
mereka buat.
Contohnya, perusahaan
baju membuat sebuah website agar pembeli bisa memesan baju mereka secara online
di website tersebut. Atau contoh lainnya adalah restoran cepat saji yang
membuat aplikasi khusus agar pelanggan bisa memesan makanan dari menu mereka
lewat aplikasi tersebut secara online.
Itulah mengapa, rata-rata
media digital yang digunakan dalam bentuk e-commerce punya
fitur yang lebih terbatas dibandingkan marketplace.
Sebab perusahaan tidak bisa memfokuskan modal mereka ke pengembangan platform
digital saja.
3.
Subscription
Bisnis yang memanfaatkan media digital jenis ini juga
sebenarnya banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sebab ada banyak bisnis
yang beroperasi dengan model subscription di
dalam negeri seperti Netflix, Office, Amazon Prime, Disney+, Zoom, dan masih
banyak lagi.
Model bisnis ini sangat
mirip seperti jaman dulu, dimana kita berlangganan koran atau majalah untuk
konten yang dikirim setiap minggu hingga setiap bulan.
Bedanya, kini konten
tersebut bersifat digital dan bisa dinikmati secara online tanpa harus membawa
produk fisiknya kemana-mana.
Meskipun begitu, masih
ada juga beberapa bisnis dengan model subscription yang
menawarkan produk fisik, misalnya bisnis langganan katering online atau makanan
ringan.
4.
Ad-supported
Pernahkah Anda
berpikir darimana Facebook, Instagram, atau WhatsApp mendapatkan keuntungan?
Padahal kita menggunakan layanan mereka setiap hari tanpa bayar.
Hal tersebut dikarenakan
Facebook dan kebanyakan perusahaan social media lainnya adalah bisnis digital
yang beroperasi secara Ad
based atau Ad-supported.
Artinya, mereka mendapatkan keuntungan dari setiap iklan, promosi, atau sponsor
yang masuk ke perusahaan mereka.
Di Indonesia, bisnis yang
beroperasi dengan cara seperti ini biasanya seperti perusahaan pemilik aplikasi
berita, aplikasi komik gratis, dan aplikasi tempat berbagi video singkat.
Apa Saja Keuntungan Merambah ke Bisnis Digital?
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, membawa bisnis ke
dunia digital bukanlah sebuah pilihan tapi kewajiban. Namun, bukan berarti
tidak ada keuntungan apapun yang bisa Anda rasakan dari evolusi bisnis
konvensional ke digital.
Justru dengan jeli
melihat peluang bisnis digital, Anda bisa mempercepat perkembangan sebuah brand
hingga ratusan kali lipat. Nah, berikut ini adalah beberapa contoh keuntungan
dari membawa bisnis cara lama ke dunia digital.
·
Menjangkau Konsumen dari Daerah yang Lebih Luas
Dengan beroperasi secara digital, Anda bisa menjangkau
konsumen yang jauh lebih luas. Dari yang awalnya hanya menjangkau wilayah dalam
kota saja, dunia digital bisa membuat bisnis Anda menjangkau konsumen dari
seluruh Indonesia.
Sarana pengiriman sudah
bukan menjadi halangan lagi untuk mengirim produk ke seberang pulau. Sebab
sudah ada banyak pilihan kurir yang bisa diajak bekerja sama untuk masalah
transportasi.
Semakin luas jangkauan
konsumen, maka semakin besar pula potensi penjualan dari brand Anda. Meskipun
tidak akan terjadi dalam satu malam, namun keuntungan dari bisnis dalam dunia
digital ini akan sangat membantu perkembangan bisnis Anda.
·
Membuka Pintu untuk Berinovasi
Yang terakhir, dunia digital membuka kesempatan untuk banyak brand agar bisa berinovasi dan menjual produk yang sebelumnya tidak bisa mereka lakukan.
Misalnya, perusahaan yang memproduksi alat-alat gym, kini bisa menjual juga video exercise setiap hari dengan menggunakan alat yang mereka buat. Perusahaan yang menjual gadget, smartphone, dan mobile WiFi sekarang juga bisa menjual produknya yang sudah berisikan kuota internet, dan produk tambahan pendukung gadget tersebut.
Ada lebih banyak hal yang bisa dilakukan ketika beroperasi secara digital dibandingkan secara konvensional.
Hal ini juga membuat pelanggan lebih tertarik dengan produk-produk yang Anda sediakan. Sebab apa yang akan mereka dapatkan bukan hanya yang diinginkan, tapi juga yang dibutuhkan namun tidak mereka sadari.
Seperti itulah bagaimana dampak bisnis digital untuk perkembangan sebuah perusahaan beserta cara-cara beroperasi sebuah usaha di dunia digital. Demi bisa bertahan dan terus memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen, pelajarilah dunia digital dengan sungguh-sungguh, khususnya yang berhubungan dengan bisnis Anda.
https://podomorouniversity.ac.id/apa-itu-bisnis-digital/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar